KB Pendidikan Ciasem Tunjukan Solidaritas Terhadap SD Terdampak Banjir

Pendidikan

SUBANG .(MSS),-Keluarga Besar (KB) Pendidikan Kecamatan Ciasem menunjukan solidaritasnya terhadap sekolah yang terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan. Jum’at (06/02/2026).

Rasa solidaritas tersebut ditunjukkan oleh Kwarran Ciasem bersama PGRI Cabang Ciasem dan K3S Ciasem menyalurkan bantuan kemanusiaan hasil gotong royong SD se-wilayah Ciasem kepada sekolah-sekolah yang terdampak banjir.

Bantuan disalurkan langsung ke SDN Pelabuan, SDN Nanjungsari, SDN Dukuh Sebrang, dan SDN Ciasem 2. Paket bantuan berupa mie instan, makanan ringan, dan air mineral diberikan untuk membantu kebutuhan darurat warga sekolah pascabanjir.

Menurut perwakilan dari Kwarran Ciasem, Hj. Lia Hatiriani, menegaskan, aksi ini adalah bukti nyata kepedulian gerakan pendidikan terhadap sesama.
“Ini bukan sekadar bantuan logistik, tetapi simbol bahwa kita adalah satu keluarga besar. Saat ada sekolah yang terdampak, maka seluruh sekolah ikut merasakan dan bergerak bersama,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua PGRI Cabang Ciasem, H. Carsam, solidaritas guru harus selalu hadir disaat sulit.
“Guru tidak hanya mendidik di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. Bantuan ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab moral kami,” katanya.

Perwakilan dari K3S Ciasem, Hj. Turini, menambahkan bahwa kolaborasi lintas lembaga pendidikan menjadi kekuatan utama dalam aksi kemanusiaan ini.
“Kebersamaan ini menunjukkan bahwa dunia pendidikan di Ciasem kuat, kompak, dan siap saling menopang,” ungkapnya.

Kepala sekolah penerima bantuan menyampaikan rasa haru dan terima kasih. Kepala SDN Pelabuan, Ayi Sarimanah, menyebut bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi warga sekolah.
“Kami sangat terbantu. Perhatian ini memberi energi positif untuk bangkit dan memulihkan kegiatan belajar mengajar,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan Dimyati, Kepala SDN Nanjungsari.
“Ini bukan hanya bantuan barang, tapi dukungan moral yang luar biasa. Kami merasa tidak sendiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDN Dukuh Sebrang, Amin, S.Pd., menilai aksi ini sebagai wujud nyata persaudaraan antar sekolah.
“Solidaritas seperti inilah yang membuat kami optimis bisa melewati masa sulit,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan gotong royong. Kolaborasi Kwarran Ciasem, PGRI Cabang Ciasem, dan K3S Ciasem diharapkan terus menjadi penggerak solidaritas bagi masyarakat.(AM)