Aksi Kwarran Ciasem Bantu Korban Banjir Sisir Tiga Desa

Jabar

SUBANG .(MSS),- Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Ciasem menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat dengan melaksanakan kegiatan monitoring dan evakuasi bencana banjir yang melanda Desa Ciasem Tengah, Desa Ciasem Hilir, dan Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, pada Sabtu–Minggu, (24–25 Januari 2026).

Banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan menyebabkan sejumlah wilayah pemukiman warga tergenang air. Menyikapi kondisi tersebut, anggota Pramuka Kwarran Ciasem langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan situasi, membantu proses evakuasi warga terdampak, serta berkoordinasi dengan unsur masyarakat dan relawan setempat.

Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan sejumlah anggota Pramuka berpengalaman, di antaranya Kak Harry Prasetyo, ALT., Kak Casan MG, Kak Wildan Novebianto, MT. dan Kak Ahmad Aprian. Mereka aktif membantu warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, agar dapat berada di tempat yang lebih aman.

Kepala SDN Tri Tunggal, Bapak Haji M. Ahyadi, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Pramuka dalam penanganan banjir.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pramuka Kwarran Ciasem. Mereka sigap, disiplin, dan benar-benar bekerja dengan hati untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bapak Haji Carsam, Ketua PGRI Cabang Ciasem, menilai peran Pramuka sangat strategis dalam kondisi darurat.
“Pramuka tidak hanya hadir sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Ini contoh pendidikan karakter yang nyata,” katanya.

Sementara itu, Emas Purwa Nugraha, Ketua PAC Ansor Ciasem, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Sinergi antara Pramuka dan elemen masyarakat seperti Ansor sangat penting. Kehadiran Pramuka Kwarran Ciasem di tengah bencana ini menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pramuka Kwarran Ciasem kembali menegaskan komitmennya dalam mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, khususnya dalam hal kepedulian sosial, pengabdian kepada masyarakat, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kegiatan monitoring dan evakuasi ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat kolaborasi antarorganisasi dalam menghadapi situasi darurat di wilayah Kecamatan Ciasem.(AM)