SUBANG.(MSS).,-Dalam mendukung percepatan penanganan stunting melalui program Satu Telur Sehari (STS), Alfamart mendukung program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk membantu intervensi gizi anak sekaligus meningkatkan pemahaman keluarga akan pentingnya pols hidup sehat.
Program yang telah memasuki tahun keempat menargetkan 2.700 anak terindikasi stunting di 39 kabupaten/kota dengan penyaluran lebih dari 510.000 butir selama enam bulan.
Seperti yang disampaikan oleh Ahli Gizi Puskesmas Sukarahayu, Herli Setianingsih.
Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli, Alfamart menghadirkan edukasi langsung dari tenaga kesehatan kepada orangtua yang digelar di Kab. Subang sebanyak 35 anak penerima manfaat bersama orangtuanya mengikuti edukasi gizi di Posyandu Kartini, Senin (20/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Herli memperkenalkan berbagai resep olahan telur sederhana seperti kimbab telur, sup telur tomat, sempol tahu telur dan puding telur susu.
Sementara pada 2026 program mencapai pelaksanaan terbesar sejak pertama kali dijalankan dengan distribusi lebih dari 510.000 butir telur kepada 2.700 anak di 39 kabupaten/kota.
General manager corporate communication Alfamart, Rani Wijaya mengatakan program satu telur sehari teus dikembangkan berdasarkan evaluasi dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, berdasarkan hasil monitoring internal tahun 2025, sekitar 72 persen anak penerima manfaat mengalami peningkatan berat badan sebagai salah satu indikator perbaikan gizi.
“Program satu telur sehari membentuk kebiasaan hidup sehat dalam keluarga dan berkontribusi pada upaya nasional menekan angka stunting” tutup Rani. (Eddy Muteh)
