Pramuka Bergerak Cepat! Kwarcab Subang Kirim Bantuan Pemulihan Sekolah Korban Banjir di Ciasem

Pendidikan

SUBANG.(MSS),-Gerakan cepat dan penuh kepedulian ditunjukkan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Subang dalam merespons dampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Ciasem. Melalui Kwartir Ranting (Kwarran) Ciasem, bantuan khusus untuk pemulihan sarana dan prasarana pendidikan disalurkan kepada enam satuan pendidikan yang terdampak. Jum’at (13/02/2026).

Banjir yang sempat melumpuhkan aktivitas belajar mengajar meninggalkan kerusakan pada ruang kelas, fasilitas belajar, dan lingkungan sekolah. Menyadari pentingnya keberlanjutan pendidikan, Gerakan Pramuka hadir bukan sekadar simbol solidaritas, tetapi membawa aksi nyata untuk membantu percepatan rehabilitasi sekolah.

Menurut Keua Harian Kwarcab Subang, Kak Anno, menegaskan bantuan ini adalah bentuk komitmen Pramuka dalam mendukung dunia pendidikan, terutama saat menghadapi situasi darurat.

“Gerakan Pramuka harus hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan. Pendidikan tidak boleh berhenti karena bencana. Bantuan ini adalah wujud kepedulian kami agar sekolah bisa segera bangkit dan kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak belajar,” ujarnya.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung ke sekolah penerima sebagai stimulan perbaikan ringan fasilitas pendidikan. Kehadiran para pengurus Pramuka di lokasi menjadi suntikan moral bagi guru dan siswa yang tengah berjuang memulihkan kondisi sekolah.

Ketua Kwarran Ciasem, Kak Iwan Kurniawan, menyampaikan, kolaborasi ini memperlihatkan semangat gotong royong yang menjadi nilai utama Gerakan Pramuka.

“Kami ingin memastikan sekolah-sekolah yang terdampak tidak berjalan sendiri. Ini adalah gerakan bersama. Pramuka hadir untuk membantu, menguatkan, dan memastikan proses pendidikan tetap berjalan,” ungkapnya.

Sambutan haru dan apresiasi datang dari pihak sekolah. Kepala SDN Ciasem 2, Kak Istihanah, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi pemulihan kegiatan belajar mengajar.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dari Kwarcab Subang dan Kwarran Ciasem. Bantuan ini memberi harapan dan semangat baru bagi sekolah kami untuk segera bangkit setelah banjir,” tuturnya.

Aksi kemanusiaan ini menegaskan bahwa Gerakan Pramuka bukan hanya organisasi pendidikan karakter, tetapi juga kekuatan sosial yang tangguh dalam menghadapi bencana. Solidaritas yang terbangun diharapkan menjadi energi kolektif untuk memperkuat ketahanan masyarakat, khususnya dalam menjaga keberlangsungan pendidikan generasi muda.(AM)