Kapolsek Ciasem Gercep Tangani Banjir di Perumahan Ciasem

Jabar

SUBANG.(MSS),-Kapoksek Ciasem, AKP. Endang Kurnia, S.H., M.M. dan jajarannya gerak cepat menangani dan meninjau langsung ke lokasi jebolnya pagar tembok milik perumahan yang merupakan pembatas antara Sungai Cijengkol dengan Perumahan Grand Texpia yang berlokasi di Dusun Wanajaya RT 18/06, Desa Ciasem Tengah, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, pada Jumat, (23 Januari 2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, Perumahan Grand Texpia mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 120 cm. Dari sekitar 120 unit rumah yang ada di perumahan tersebut, sebanyak 50 rumah dalam kondisi dihuni oleh warga, sedangkan sekitar 70 rumah lainnya masih kosong atau belum ditempati.Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi, tanggul yang jebol merupakan tanggul tanah timbunan sepanjang kurang lebih 1 kilometer yang berfungsi menahan luapan air Sungai Cijengkol saat debit air meningkat.

Dugaan sementara, jebolnya tanggul disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang mengakibatkan debit air sungai meningkat disertai arus yang cukup deras.Untuk sementara waktu, warga Perumahan Grand Texpia yang terdampak banjir telah dievakuasi dan mengungsi di rumah warga setempat dan dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Kapolsek Ciasem, AKP. Endang Kurnia, S.H., M.M. bersama personel Polsek Ciasem dan Polres Subang, dibantu oleh petugas BPBD Kabupaten Subang, Pemerintah Desa Ciasem Tengah, Tagana, serta warga masyarakat sekitar telah melaksanakan kegiatan evakuasi warga yang terdampak banjir.

Hingga saat ini, proses evakuasi telah selesai dilaksanakan.Adapun langkah-langkah dan upaya yang telah dilakukan oleh petugas gabungan antara lain, merespon cepat terhadap kejadian bencana banjir dengan kehadiran personel gabungan Polri dan instansi terkait di lokasi.
Kemudian pelaksanaan gerak cepat (quick response) dalam penanganan awal bencana. Lalu melakukan asesmen awal meliputi pendataan jumlah rumah terdampak, korban luka maupun jiwa, serta pengecekan instalasi listrik dan kabel yang berpotensi membahayakan.
Melakukan koordinasi dengan Kapolsek Ciasem, perangkat desa, BPBD, PLN, dan unsur terkait lainnya, pendirian posko bantuan, pemberian trauma healing khususnya kepada anak-anak.
Melakukan penyaluran bantuan makanan dan kebutuhan dasar lainnya dan laporan perkembangan situasi di lapangan secara berkala kepada pimpinan.Pihak terkait akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi dan melakukan langkah-langkah lanjutan sesuai kebutuhan untuk menjamin keselamatan serta kebutuhan warga terdampak.(Eddy Muteh)